Siloam Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk merupakan rumah sakit yang terletak secara strategis di Jakarta Barat, di samping jalan tol Jakarta-Merak. Siloam Hospitals Kebon Jeruk merupakan rumah sakit modern dengan berbagai macam pelayanan klinis yang komprehensif dan memiliki beberapa pusat unggulan seperti ortopedi, jantung, Unit Gawat Darurat (UGD), pencernaan, urologi, anak, dan saraf. Siloam Hospitals Kebon Jeruk juga meraih Grand Winner Asian Patient Safety Award untuk kategori Innovation in Safety Communication di India pada 5 September 2014 dan telah terakreditasi Joint Commission International (JCI) pada 13 Agustus 2016. Siloam Hospitals Kebon Jeruk juga terakreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dengan predikat PARIPURNA pada 18 Juli 2017.
Manajemen Hipoglikemia Dewasa: Ringan & Berat
Prevalensi Hipoglikemia diyakini meningkat seiring dengan meningkatnya kejadian Diabetes Melitus, kondisi yang memang memiliki tahap episodik hipoglikemia. Namun, kondisi kekurangan Gula darah ini bisa saja terjadi pada kondisi lain, baik yang ringan maupun berat, dan dalam derajat tertentu tergolong sebagai kondisi kegawatdaruratan.
Esophagus Disorder: Treatment and Evaluation of Achalasia
Achalasia menjadi gangguan esofagus yang dapat terjadi oleh banyak faktor, namun cukup sulit untuk menentukan penyebab utamanya. Bisa jadi karena genetik atau autoimun, bisa pula faktor lain seperti gaya hidup. Sehingga dalam diagnosis pun, butuh banyak pemeriksaan penunjang.

Cepat Tanggap Perawatan Aritmia
Aritmia mengacu pada setiap bentuk denyut atau irama jantung yang bersifat tidak normal. Faktor risiko yang umum untuk aritmia mencakup penyakit tiroid, hipertensi, penyakit jantung iskemik, gagal jantung, dan kelainan pada katup jantung. Pada beberapa pasien, aritmia bisa terjadi karena efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi. Kadang-kadang, tidak ada penyebab atau faktor risiko yang bisa diidentifikasi pada aritmia.

Update Management of Endoscopic Spinal Surgery
Keluhan yang dialami pasien penyakit tulang belakang (PTB), akan muncul seiring atau beberapa waktu setelah terganggunya integritas dari saraf tulang belakang, yaitu kompresi atau terjepit. Pengelolaan dengan cara pendekatan operatif dilakukan apabila ditemukan indikasi operasi, seperti kegagalan dari pengobatan konservatif, gambaran imaging mendukung ke arah kelainan anatomi yang jelas diduga sebagai penyebab PTB sehingga perlu dikoreksi secara anatomi, atau terjadinya perburukan klinis yang cukup signifikan. Lalu, bagaimana perawatannya pada pasien yang menerima endoskopi?

Emergency Management of Traumatic Brain Injury
Cedera kepala traumatik merupakan masalah utama kesehatan dan sosial ekonomi, penyebab kematian dan kecacatan di seluruh dunia. Derajat keparahan cedera primer merupakan faktor utama yang menentukan luaran; sedangkan cedera sekunder karena hipotensi, hipoksemia, hiperkarbia, hiperglikemia, dan hipoglikemia setelah cedera awal menyebabkan kerusakan lebih lanjut dari jaringan otak dan memperburuk luarannya.