Avatar

Synflorix

Obat Bebas Terbatas (G)

GlaxonSmithKline Indonesia

Tinjauan

Indikasi

Imunisasi aktif terhadap penyakit invasif, termasuk sepsis, meningitis, pneumonia bakterial & bakteremia, otitis media akut yang disebabkan Strep pneumoniae (serotipe 1, 4, 5, 6B, 7F, 9V, 14, 19F & 23F) pada bayi dan anak usia 2 bulan - 5 tahun.

Kontra Indikasi

Hipersensitivitas terhadap vaksin pneumokokus atau salah satu protein pembawa. Tunda vaksinasi pada pasien yang mengalami penyakit febris akut berat.

Perhatian Khusus

Terapi medis yang tepat dan pengawasan klinis harus selalu dilakukan pada kasus reaksi anafilaksis (jarang) sesudah vaksinasi. Jangan diberikan secara intravaskuler atau intrakutan. Sinkop (pingsan) dapat terjadi. Trombositopenia atau gangguan koagulasi darah. Anak dengan gangguan respon imun. Pantau fungsi pernapasan selama 48-72 jam pada bayi yang sangat prematur (masa gestasi <28 minggu). Tidak untuk digunakan pada orang dewasa atau remaja.

Sediaan
  • vaksin (pre-filled syringe)
Efek Samping

Kehilangan napsu makan; rewel; mengantuk; nyeri; kemerahan, pembengkakan pada tempat injeksi, demam dengan suhu rektal >39 derajat celcius (usia <2 tahun); demam dengan suhu rektal >38 derajat celcius (usia 2-5 tahun).

Interaksi Obat

Respon adekuat mungkin tidak dapat dicapai pada pemberian bersama dengan imunosupresan.

Kategori Kehamilan

Tidak tersedia

Komposisi

vaksin (pre-filled syringe)
  • Pneumococcal polysaccharide vaccine (serotype 1,4, 5, 6B, 7F, 9V, 14, 18C, 19F, 23F) &amp; nontypeable Haemophilus influenzae protein D conjugate vaccine, absorbed.

Dosis

vaksin (pre-filled syringe)
  • Bayi 2-6 Bulan
    Jadwal vaksinasi primer: 3 dosis 0.5 mL dengan interval minimal 1 bulan antar pemberian dosis vaksinasi. Dosis booster dianjurkan sekurang-kurangnya 6 bulan sesudah pemberian dosis primer terakhir.
  • Bayi 7-11 Bulan &amp; belum pernah divaksinasi sebelumnya
    Jadwal vaksinasi: 2 dosis 0.5 mL dengan interval sekurang-kurangnya 1 bulan antar pemberian dosis. dosis ke-3 dianjurkan untuk diberikan pada tahun kedua dengan interval sekurang-kurangnya 2 bulan antar pemberiam dosis.
  • Bayi 12-23 Bulan & belum pernah divaksinasi sebelumnya
    Jadwal vaksinasi: 2 dosis 0.5 mL dengan interval sekurang-kurangnya 2 bulan antar pemberian dosis; namun demikian dosis booster sesudah jadwal vaksinasi ini belum ditentukan.
  • anak 24 bulan - 5 tahun & belum pernah divaksinasi sebelumnya
    vaksinasi terdiri dari 2 dosis 0.5 mL dengan interval pemberian sekurang-kurangnya 2 bulan antar pemberian dosis. Berikan dosis via injeksi IM di bagian anterolateral pada pada bayi atau otot deltoid lengan atas pada anak kecil.

Kemasan / Harga

vaksin (pre-filled syringe)
  • 0.5 mL x 1 IDR 0