Avatar

Arixtra

Obat Bebas Terbatas (G)

GlaxoSmithKline Indonesia

Tinjauan

Indikasi

Mencegah kejadian tromboemboli vena (VTE) pada pasien yang menjalani bedah ortopedik mayor pada tungkai bawah. Mencegah VTE pada pasien yang menjalani komplikasi tromboemboli. Mencegah VTE pada pasien yang berisiko mengalami komplikasi tromboembolinya karena mobilitasnya dibatasi selama mengalami penyakit akut. Terapi angina tak stabil atau infark miokard tanpa peningkatan segmen ST (NSTEMI) pada pasien yang tidak diindikasikan untuk segera (<120 menit) menjalani penanganan invasif (intervensi Koroner Perkutan). Terapi tambahan untuk infark miokard dengan dengan peningkatan ST (STEMI) pada pasien yang ditangani dengan tromboembolik atau yang pada awalnya di maksudkan tidak menerima bentuk lainnya dari terapi reperfusi. Pengobatan trombosis vena dalam (DVT) akut dan emboli paru (PE) akut

Kontra Indikasi

Diketahui hipersensitif terhadap fondaparinux Na atau salah satu komponen Arixtra. Penndarahan aktif yang bermakan secara klinis, endokarditis bakterial akut, gangguan ginjal berat (bersihan kreatinin <20 mL/menit)

Perhatian Khusus

Gangguan pendarahan penyakit ulserasi aktif pada gastrointestinal, pendarahan intrakranial yang belum lama terjadi, sesaat sesudah bedah otak spinal atau mata, penggunaan anestesi epidural atau spinal atau pengambilan cairan spinal, pasien dengan BB <50 kg, tidak boleh digunakan pada pasien dengan bersihan kreatinin <30 mL/menit. Hamil dan laktasi. Lanjut usia

Sediaan
  • Pre-filled syringe
Efek Samping

Anemia, pendarahan, purpura

Interaksi Obat

Risiko pendarahan meningkat pada pemberian bersama obat yang dapat meningkatkan risiko pendarahan (desirudin, obat fibrinolitik, antagonis reseptor GP IIb/IIIa, heparin, heparinoid, heparin dengan berat molekul rendah), obat antiplatelet dan obat antiinflamasi non steroid

Kategori Kehamilan

B

Komposisi

Semua Sediaan
  • Fondaparinux Na

Dosis

Semua Sediaan
  • Pencegahan VTE pada bedah ortopedi dan abdomen
    2.5 mg 1 x/hari secara injeksi subkutan 6 jam pasca operasi. Terapi dilanjutkan sekurang-kurangnya 5-9 hari pasca operasi.
  • Angina tak stabil/NSTEMI
    2.5 mg 1 x/hari secara injeksi subkutan dilanjutkan hingga 8 hari atau hingga pulang dari perawatan rumah sakit.
  • STEMI
    2.5 mg 1 x/hari. Dosis pertama diberikan secara injeksi subkutan, dilanjutkan hingga 8 hari atau hingga pulang dari perawatan rumah sakit.
  • Pencegahan VTE pada pasien yang berisiko mengalami komplikasi tromboemboli
    2.5 mg 1 x/hari secara injeksi subkutan diberikan selama 6-14 hari.
  • Pengobatan DVT dan PE pada pasien dengan BB >100 kg
    10 mg,
  • Pengobatan DVT dan PE pada pasien dengan BB 50-100 kg
    7.5 mg.
  • Pengobatan DVT dan PE pada pasien dengan BB <50 kg
    5 mg. Terapi harus dilanjutkan selama sekurang-kurangnya 5 hari dan hingga INR 2-3. Dosis diberikan 1 x/hari secara injeksi intravena.

Kemasan / Harga

Pre-filled syringe
  • 2.5 mg/0.5 mL x 2 IDR 655.500
  • 7.5 mg/0.6 mL x 2 IDR 690.000