Avatar

Bactroban

Obat Bebas Terbatas (G)

GlaxoSmithKline Indonesia

Tinjauan

Indikasi

Krim infeksi sekunder pada lesi kulit traumatik, seperti luka gores kecil, luka jahitan, atau lecet. Salep infeksi bakterial pada kulit, seperti impetigo, folikulitis, dan furunkulosis.

Kontra Indikasi

Hipersensitif terhadap mupirocin atau salep lain yang mengandung polietilen glikol.

Perhatian Khusus

Krim: Tidak untuk digunakan di dalam hidung (penggunaan intranasal). Hindari kontak dengan mata. Salep: Tidak untuk digunakan pada mata atau di dalam hidung (intranasal). Hindari kontak dengan mata. Gunakan dengan hati-hati jika ada gangguan ginjal sedang atau berat.

Sediaan
  • Krim
  • Salep
Efek Samping

Krim: Reaksi hipersensitivitas pada kulit. Salep: Rasa panas terbakar pada tempat dimana obat dioleskan, gatal, eritema, rasa nyeri tersengat dan kering pada area dimana obat dioleskan.Apabila terjadi reaksi hipersensitif atau iritasi lokal yang berat (meskipun sangat jarang), pemberian Bactroban harus dihentikan. Seperti halnya antibiotik topikal lainnya, penggunaan Bactroban dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kuman yang resisten tumbuh berlebihan. Belum terdapat data yang cukup mengenai efek mupirocin pada kehamilan. Namun penelitian pada binatang tidak menunjukkan efek samping pada kehamilan maupun janin. Mupirocin hanya diberikan apabila manfaat terapi lebih besar dari pada risiko efek sampingnya. Belum terdapat data mengenai efek mupirocin pada ibu menyusui. Jika puting payudara ibu yang luka diobati dengan mupirocin, sebaiknya puting dibersihkan terlebih dahulu sebelum menyusui.

Interaksi Obat

Tidak tersedia

Kategori Kehamilan

B

Komposisi

Semua Sediaan
  • Mupirocin

Dosis

Semua Sediaan
  • Dewasa, lanjut usia, dan anak
    Oleskan 3 x/hr sampai dengan selama 10 hari.

Kemasan / Harga

Krim
  • 2% x 5g x 1 IDR 35.000
  • 2% x 10g x 1 IDR 54.000
Salep
  • 2% x 5g x 1 IDR 35.000
  • 2% x 10g x 1 IDR 54.000