
Tramal
Obat Bebas Terbatas (G)
Grunenthal
Tinjauan
Nyeri akut dan kronik sedang s/d berat dan nyeri karena prosedur diagnostik atau terapeutik. Nyeri pasca operasi dan pasca melahirkan. Nyeri muskuloskeletal. Nyeri karena kanker. Nyeri neuropati
Intoksikasi akut dengan alkohol, hipnotika, analegesik atau psikotropika. Penghentian terapi narkotik
Ketergantungan opiat. Penurunan tingkat kesadaran yang tidak diketahui penyebabnya, gangguan pernapasan, peningkatan tekanan intra kranial. Pasien yang diketahui menderita kejang. Hamil dan laktasi. Pada penggunaan jangka lama, kemungkinan terjadi toleransi, keterngantungan fisik dan psikis. Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin, terutama jika diberikan bersama alkohol
- Kapsul
- Tablet Retard
- Ampul
- Suppositoria
Berkeringat, pusing, bingung, muntah, mulut kering. Pada kasus yang jarang: mempengaruhi sisitem kardiovaskuler, terutama sesudah pemberian intravena, sakit kepala, muntah, konstipasi, iritasi gastrointestinal, reaksi pada kulit. Pada kasus yang sangat jarang : kelemahan motorik, penglihatan kabur, perubahan nafsu makan, gangguan berkemih, efek samping pada psikis seperti perubahan suasana hati, persepsi dan aktivitas reaksi alergi dan anafilaksis. Konvulsi serebral terutama pada pemberian bersama dengan neuroleptik, peningkatan tekanan darah, bradikardi. Jika dosis anjuran melebihi dosis normal, kemungkinan terjadinya depresi pernapasan tidak dapat disingkirkan
Hindari pemberian bersama dengan monoamine oxidase inhibitor. Pemberian bersama dengan obat penekan SSP yang bekerja secara sentral, termasuk alkohol, dapat meningkatkan efek analgesik dan lama kerja obat. Pemberian bersama dengan obat yang menurunkan ambang kejang (misalnya penghambat ambilan ulang serotonin selektif, antidepresan trisiklik, antipsikotik) dapat menyebabkan kejang
C
Komposisi
| Semua Sediaan |
|
Dosis
| Kapsul |
|
| Tablet Retard |
|
| Suppositoria |
|
| Ampul |
|
Kemasan / Harga
| Kapsul |
|
| Tablet Retard |
|
| Ampul |
|
| Suppositoria |
|