Avatar

Hexer

Obat Bebas Terbatas (G)

Hexpharm Jaya

Tinjauan

Indikasi

Kondisi hipersekresi patologis atau tukak duodenum yang membandel. Terapi alternatif jangka pendek untuk pasien yang tidak dapat menerima terapi oral.

Kontra Indikasi

Tidak tersedia

Perhatian Khusus

Gangguan fungsi hati & ginjal. Riwayat porfiria akut. Anak, lanjut usia. Hamil, laktasi.

Sediaan
  • Injeksi (ampul)
Efek Samping

Sakit kepala, tidak enak badan, pusing, mengantuk, insomnia, vertigo, agitasi, depresi, halusinasi, takikardi, bradikardi, blok AV, denyut ventrikel prematur, konstipasi, diare, mual, muntah, nyeri abdomen, pankreatitis, artralgia, mialgia, leukopenia, granulositopenia, trombositopenia, eritema multiformis, alopesia, reaksi hipersensitivitas, anafilaksis, edema angioneurotik, sedikit peningkatan kadar kreatinin serum.

Interaksi Obat

Warfarin.

Kategori Kehamilan

B

Komposisi

Injeksi (ampul)
  • Ranitidine HCl

Dosis

Injeksi (ampul)
  • Inj IV
    50 mg (tanpa pengenceran) tiap 6-8 jam.
  • Bolus IV intermiten
    50 mg (dilarutkan hingga konsentrasi tdk >2.5 mg/mL) diberikan dg kecepatan tdk >4 mL/mnt tiap 6-8 jam.
  • Infus IV intermiten
    50 mg (dilarutkan hingga konsentrasi tdk >0.5 mg/mL) diberikan dg kecepatan tdk >5-7 mL/mnt tiap 6-8 jam.
  • Infus IV kontinu
    150 mg dilarutkan dlm 250 mL lar IV yg sesuai, diberikan dg kecepatan 6.25 mg/jam selama 24 jam.
  • Sindrom Zollinger-Ellison atau kondisi hipersekresi patologis lain
    1 mg/kg BB/jam dr lar dg konsentrasi >2.5 mg/mL.

Kemasan / Harga

Injeksi (ampul)
  • 25mg/mL x 2mL x 5 IDR 20.000