
Ikaquix
Obat Bebas Terbatas (G)
Ikapharmindo
Tinjauan
Terapi utk dws > 18 thn dg sinusitis maksilaris akut & eksaserbasi bakterial dr bronkitis kronik; pneumonia komuniti; infeksi kulit & struktur kulit terkomplikasi, ISK & plelonefritis akut yg tdk dpt diberikan dosis secara peroral
Hipersensitivitas thd komponen Ikaquix & antimikroba kuinolon. Pasien epilepsi. Ggn tendon yg berhubungan dg penggunaan fluorokuinolon. Anak atau remaja dlm masa perumbuhan. Hamil & laktasi
Fotosensitivitas. Ggn SSP. Pantau kadar glukosa darah pd pasien yg sedang mendapat terapi hipoglikemi atau insulin; lakukan tes fungsi ginjal, hati & hematopoietik selama terapi jangka lama, Hentikan penggunaan jika timbul nyeri, inflamasi atau ruptur tendon. Kolitis pseudomembran. Dpt mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin
- Vial
Diare, mual, vaginitis, kembung, pruritus, ruam kulit, nyeri perut, moniliasis genital, pusing, dispepsia, insomnia, ggn daya pengecapan, muntah, anoreksia, ggn cemas, konstipaso, edema, kelelahanmenyeluruh, leukore (keputihan), kurang enak badan, gugup, ggn tidur, tremor, & urtikaria. Reaksi hipersensitivitas spt erupsi akibat obat, eritema makular, & sindrom Stevens-Johnson
Dg OAINS akan meningkatkan risiko stimulasi SSP & kejang. Dg antasid yg mgd Al- atau Mg & preparat yg mgd zat besi akan mengurangi absorpsi obat. Heparin atau lar alkalin (misalnya Na bikarbonat)
C
Komposisi
| Semua Sediaan |
|
Dosis
| Semua Sediaan |
|
Kemasan / Harga
| Vial |
|