Avatar

Innovair Inhaler 100 mcg

Tunggal Idaman Abdi

Tinjauan

Indikasi

INNOVAIR INHALATION SOLUTION merupakan obat yang mengandung Beclomethasone dipropionate dan formoterol fumarate dihydrate. Beclomethasone dipropionate merupakan salah satu obat golongan kortikosteroid yang bekerja sebagai anti radang yang akan mengurangi radang arau pembengkakakan pada kantung-kantung udara yang terletak di ujung saluran udara terkecil (bronkiolus) di dalam paru-paru. Sedangkan, Formoterol fumarate dihydrate bekerja sebagai bronkodilator, yaitu obat yang akan memperlebar saluran nafas, sehingga proses bernafas dan pertukaran antara oksigen dan karbondioksida menjadi lebih mudah. INNOVAIR inhaler digunakan untuk meringankan gejala mengi dan sesak nafas sebagai terapi pada pada penderita asma. Dalam penggunaan obat ini harus SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Terapi reguler untuk asma pada kondisi berikut ini: Asma tidak dapat dikendalikan oleh inhalasi kortikosteroid dan bronkodilator kerja pendek atau penderita asma yang memiliki respon baik terhadap terapi dengan kortikosteroid & bronkodilator kerja panjang.

Kontra Indikasi

Pasien yang mengalami hipersensitif terhadap kandungan obat ini. Tidak digunakan pada asma akut.

Perhatian Khusus

HARUS DENGAN RESEP DOKTER. Setelah digunakan : Simpan pada suhu di bawah 30 derajat C, umur simpan maksimal 2 bulan. Shelf-Life: 17 bulan. Hati2 penggunaan pada penderita hipertensi, Aritmia jantung terutama blok AV derajat 3, takiaritmia, penyakit jantung berat terutama infark miokard akut, penyakit jantung iskemik, gagal jantung kongestif, penyakit jantung oklusi terutama arterioskelrosis, Tirotoksisitas, Diabetes Mellitus, eokromositoma & hipokalemia yang tidak diobati, TB Paru, infeksi jamur dan virus pada saluran napas, wanita hamil & menyusui, anak dan remaja di bawah usia 18 tahun. Lakukan pemantauan Kalium serum pada penderita asma berat dan tidak stabil serta pantau kadar glukosa darah secara teratur. Hindari penghentian obat secara tiba-tiba.

Sediaan

Tidak tersedia

Efek Samping

Sakit kepala, suara serak, nyeri tenggorokan. Quinidine, Disopyramide, Procainamide, obat golongan Antihistamine, Phenelzine & Isocarboxazid, Amitryptiline & Imipramine,serta Fenotiazin dapat menyebabkan beberapa perubahan EKG, jejak jantung dan juga dapat meningkatkan risiko gangguan irama jantung. Levodopa, L-tiroksin, obat-obatan yang mengandung Oksitosin & alkohol dapat menurunkan toleransi jantung terhadap formoterol. Obat golongan MAOI, termasuk obat dg sifat serupa seperti furazolidone & procarbazine dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Digoxin dapat menyebabkan penurunan tingkat Kalium darah.

Interaksi Obat

-

Kategori Kehamilan

Tidak tersedia

Komposisi

Tidak tersedia

Dosis

Tidak tersedia

Kemasan / Harga

Tidak tersedia