Avatar

Jurnista

Obat Bebas (O)

Johnson & Johnson

Tinjauan

Indikasi

Penatalaksanaan nyeri kanker sedang hingga berat pada pasien dengan toleran opiat dna membutuhkan analgesik obat around-the-clock secara kontinu untuk waktu yang diperpanjang

Kontra Indikasi

Hipersensitivitas. Nyeri akut atau pasca operasi. Penurunan berat fungsi hati, insufisiensi pernapasan, nyeri perut akut yang tidak diketahui penyebabnya, status asmatikus, pasien yang telah menjalani prosedur pembedahan dan atau penyakit yang mendasari yang dapat mengakibatkan penyempitan saluran cerna, mengalami 'blind loops' dari obstruksi saluran cerna. Terapi bersama dengan monoamine oxidase inhibitor atau dalam waktu 14 sesudah menghentikan terapi monoamine oxidase inhibitor. Buprenorphin, nalbuphine, pentazocine. Pasien dalam status koma. Hamil, melahirkan dan laktasi. Anak

Perhatian Khusus

Risiko ileus paralitik, pasien dengan penurunan cadangan pernapasan substansial atau depresi pernapasan, dengan PPOK, yang dijadwalkan menjalani prosedur anestesi regional. Pasien dengan cedera kepala dan peningkatan tekanan intra kranial, penyakit inflamasi atau obstruksi usus besar, pankreatitis akut, penyakit saluran empedu atau akan menjalani operasi saluran empedu. Pasien dengan insufisiensi hati dan ginjal sedang hingga berat, insufisiensi adrenokrtikal, miksedema, hipotirodisme, hipertrofi prostat atau striktur uretra. Pasien dengan depresi SSP, kifoskoliosis, psikosis toksik, alkoholisme akut, delirium tremens atau gangguan konvulsi. Penghentian terapi secara mendadak dapat menyebabkan ketergantungan obat. Pasien dengan kelainan herediter yang jarang dari intoleransi galaktosa. Mengandung Na metabisulfit yang dapat menyebabkan reaksi alergi. Dapat mengganggu kemampuan mengemudi kendaraan dan menjalankan mesin. Lanjut usia

Sediaan
  • Tablet
Efek Samping

Mual, muntah, konstipasi, mulut kering, anoreksia, diare, somnolen, pusing, sakit kepala, halusinasi, depresi, pruritus, hiperhidrosis, hipoventilasi, dispnea

Interaksi Obat

Monoamine oxidase inhibitor, dalam kombinasi dengan agonis atau antagonis morfin, alkohol, obat yang menekan SSP (depresan SSP), relaksan otot

Kategori Kehamilan

C

Komposisi

Semua Sediaan
  • Hydromoprhone HCl

Dosis

Semua Sediaan
  • Pasien yang saat ini tidak rutin mendapat opiat
    Awal <-=8 mg tiap 24 jam, dapat ditingkatkan atau diturunkan sebesar 4-8 mg tiap 24 jam
  • Pasien yang saat ini sedang mendapat analgesik opiat
    Dosis permulaan harus berdasarkan dosis harian sebelumnya dengan menggunakan rasio ekuianalgesik standar

Kemasan / Harga

Tablet
  • 8 mg x 4 IDR 1.470.000
  • 16 mg x 4 IDR 1.960.000