Avatar

Anuva

Obat Bebas Terbatas (G)

Novartis Indonesia

Tinjauan

Indikasi

Terapi akut dan kronik untuk artritis reumatoid dan osteroartritis dan spondilitis ankilosa. Penatalaksanaan nyeri dan dismenore primer. Terapi jangka pendek untuk serangan migren, nyeri akut, nyeri pasca operasi dan inflamasi sesudah operasi gigi dan ortopedi

Kontra Indikasi

Hipersenstivitas, tukak lambung, atau usus aktif, perdarahan aau perforasi lambung atau usus, gagal hati, ginjal dan jantung. Asma, urtikaria atau aspirin terhadap aspirin atau OAINS lain, nyeri peri operasi pada tindakakn bedah pintas koroner (CABG)

Perhatian Khusus

Kejadian trombotik kardiovaskuler, hipertensi, gagal jantung kongestif, ada riwayat penyakit tukak atau perdarahan dan toksisitas saluran cerna sebelum terapi, gangguan fungsi ginjal, gagal jantung, gangguan fungsi hati, sedang menggunakan obat diuretik dan angiotensin converting enzyme inhibitor. Pantau fungsi ginjal dan hitung darah. Penggunaan bersama dengan OAINS sistemik termasuk penghambat selektif COX-2, kelainan hrediter yang jarang dari intoleransi fruktosa, malabrospsi glukosa-galaktosa atau insufisiensi sukrosa isomaltase, kolitis ulseratif atau penyakit Crohn, gangguan fungsi hati, porfiria hepatik. Dapat mengganggu fertilitas pada wanita. Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin. Lanjut usia

Sediaan
  • Tablet Dispersibel
Efek Samping

Sakit kepala, pusing, vertigo, mual, muntah, diare, dispepsia, nyeri perut, kembung, anoreksia, peningkatan transaminase, ruam kulit

Interaksi Obat

Peningkatan kadar litium dan digoksin dalam plasma. Diuretik atau obat antihipertensi (misalnya penyekat beta, angiotensin converting enzyme inhibitor. Dengan OAINS sistemik lain atau kortikosteroid akan meningkatkan frekuensi timbulnya efek pada gastrointestinal yang tidak diinginkan. Dengan antikoagulan dan antiplatelet akan meningkatkan risiko perdarahan. Dengan Selective Serotonin Reuptake Inhibitor akan meningkatkan risiko perdarahan gastrointestinal . Meningkatkan toksisitas metotreksat. Dapat meningkatkan nefrotoksisitas dari siklosporin. Antidiabetes, antibakteri, kuinolon, warfarin

Kategori Kehamilan

C

Komposisi

Semua Sediaan
  • DIclofenac Na

Dosis

Semua Sediaan
  • Dewasa
    Awal 100-150 mg/hari dalam 2-3 dosis terbagi
  • Penataklasaan nyeri artritis reumatoid
    Dosis maksimal 150 mg/hari
  • Penataklasaan nyeri osteroartritis
    Dosis maksimal 225 mg/hari
  • Spondilitis ankilosa
    Dosis maksimal 125 mg/hari
  • Migren
    Awal 50 mg pada saat munculnya tanda-tanda pertama serangan. Pada kasus dimana efek pereda nyeri dalam waktu 2 jam sesudah pemberian dosis pertama tidak optimal, dosis dapat diulangi. Dosis selanjutnya dapat diberikan tiap 4-6 jam, bila perlu. Dosis maksimal 200 mg/hari

Kemasan / Harga

Tablet Dispersibel
  • 50 mg x 5 IDR 0