Avatar

Sandimmun/Sandimmun Neoral

Obat Bebas Terbatas (G)

Novartis Indonesia

Tinjauan

Indikasi

Lihat pada dosis.

Kontra Indikasi

Hipersensitif terhadap siklosporin dan minyak kastor polioksietilat (pada pemberian secara infus IV). Hipertensi abnormal, infeksi tak terkendali atau keganasan. Gangguan fungsi ginjal (kecuali pasien sindrom nefrotik dengan gangguan ginjal derajat yang dapat ditolerir); penggunaan bersama dengan terapi PUVA atau UVB, metotreksat atau imunosupresan lainnya, terapi dengan coal tar atau terapi radiasi.

Perhatian Khusus

Fungsi hati dan ginjal harus dipantau secara ketat. Monitor siklosporin melalui kadar darah, kreatinin serum, dan ttekanan darah. Hindari makanan tinggi kalium, obat-obat yang mengandung kalium, atau diuretik hemat kalium. Hindari vaksinasi dan pemaparan terhadap sinar ultraviolet selama terapi. Pasien yang sebelumnya telah diterapi dengan minyak kastor polietilat (secara injeksi atau infus IV), hiperurisemia. Laktasi. Anak dan lanjut usia.

Sediaan
  • Ampul Sandimmun
  • Kapsul Sandimmun Neoral
  • Larutan oral Sandimmun Neoral
Efek Samping

Gangguan fungsi ginjal, hipertensi, tremor, sakit kepala, hiperlipidemia, parestesia, gangguan GI dan hati, hiperurisemia, hiperkalemia, hipomagnesemia, kram otot, mialgia, hipertrikosis , kelelahan menyeluruh.

Interaksi Obat

Aminoglikosida, amfoterisin B, siprofloksasin, kotrimoksasol, melfalan; OAINS, antagonis reseptor H2, metotreksat, takrolimus, nifedipin, lerkanidipin, digoksin, kolkisin, prednisolon, dan penghambat HMG-CoA reduktase (statin); vaksin hidup, diuretik hemat K atau obat yang mengandung kalium.

Kategori Kehamilan

C

Komposisi

Semua Sediaan
  • Ciclosporin
  • -

Dosis

Semua Sediaan
  • Transplantasi organ solid
    10-15 mg/kg BB/hr terbagi dalam 2 dosis, diberikan 12 jam sebelum operasi dan dilanjutkan 1-2 minggu setelah operasi. Dosis diturunkan bertahap sampai dengan dosis pemeliharaan 2-6 mg/kg BB/hr terbagi dalam 2 dosis.
  • Transplantasi sumsum tulang
    Terapi awal: Dosis anjuran: 12.5-25 mg/kg BB dalam 2 dosis terbagi, dimulai pada hari sebelum tranplantasi.
  • Uveitis endogen
    Awal 5 mg/kg BB per oral dalam 2 dosis terbagi. Dosis ditingkatkan sampai dengan 7 mg/kg BB/hrselama jangka waktu tertentu. Untuk mencapai remisi awal atau untuk mencegah serangan inflamasi okular, diberikan tambahan terapi kortikosteroid sistemik prednisolon dengan dosis 0.5-0.6 mg/kg BB/hr atau ekivalennya bila sandimmun Neoral sendiri tidak dapat mengatasi keadaan dengan baik. Untuk terapi pemeliharaan, dosis harus diturunkan perlahan sampai dengan dosis terapeutik terendah yang efektif, selama masa remisi, dosis tidak boleh melebihi 5 mg/kg BB/hr.
  • Psoriasis
    Awal 2.5 mg/kg BB/hr diberikan per oral dalam 2 dosis terbagi. Jika tidak ada perbaikan setelah 1 bulan, dosis dapat ditingkatkan sebesar 0.5-1 mg/kg BB/bln, tapi tidak boleh melebihi 5 mg/kg BB.
  • AR
    2.5 mg/kg BB/hr terbagi dalam 2 dosis selama 6 minggu ke-1 terapi. Maksimum 4 mg/kg BB.
  • Sindrom nefrotik - Dewasa
    5 mg/kg BB/hr terbagi dalam 2 dosis terbagi.
  • Anak
    6 mg/kg BB/hr terbagi dalam 2 dosis.
  • Pasien sindrom nefrotik dengan gangguan fungsi ginjal
    Dosis awal tidak boleh > 2.5 mg/kg BB.

Kemasan / Harga

Ampul Sandimmun
  • 50 mg/mL x 10 IDR 365.620
Kapsul Sandimmun Neoral
  • 25 mg x 5 IDR 763.665
  • 50 mg x 5 IDR 1.373.335
  • 100 mg x 5 IDR 2.573.890
Larutan oral Sandimmun Neoral
  • 100 mg/mL x 50 mL x IDR 3.125.855