Avatar

Vantocil

Obat Bebas Terbatas (G)

Pharos

Tinjauan

Indikasi

Infeksi serius atau berat karena galur Stafilokokus yang resisten metisilin (β laktam), pasien yang alergi penisilin atau pasien yang tidak dapat menerima atau gagal memberi respon terhadap terapi penisilin & sefalosporin. Infeksi karena organisme yang sensitif terhadap vankomisin. Terapi stafilokokus, enterokokus, atau endokarditis difteroid.

Kontra Indikasi

Hipersensitivitas terhadap vankomisin.

Perhatian Khusus

Pasien dengan gagal ginjal. Intratekal (pemberian intra lumbal atau intraventrikel). Lakukan pemeriksaan terhadap daya pendengaran secara berkala. Pemberian bersama dengan zat anestesi dapat menyebabkan eritema & rasa panas serta kemerahan pada wajah yang menyerupai efek histamin pada anak. Hamil & laktasi.

Sediaan
  • Injeksi (vial)
Efek Samping

Rasa dingin, mual, gemetaran, urtikaria, anafilaksis, eosinofilia, neutropenia, sindrom Steven Johnson, pusing, ototoksisitas & nefrotoksisitas, tinitus, nekrolisis epidermal toksik, vaskulitis, demam, hipotensi, kemerahan pada kulit, tromboflebitis, nyeri pada tempat injeksi.

Interaksi Obat

Amfoterisin B, aminoglikosida, basitrasin, polimiksin B, kolistin, viomisin, sisplatin.

Kategori Kehamilan

C

Komposisi

Injeksi (vial)
  • Vancomycin HCl
Semua Sediaan
  • -

Dosis

Injeksi (vial)
  • Semua Kondisi
    Dws Dosis lazim: 2 g IV/hr dlm dosis terbagi (500 mg tiap 5 jam atau 1 g tiap 12 jam). Anak 40 mg/kg BB/hr dlm dosis terbagi. Bayi & neonatus Awal 15 mg/kg BB, lalu 10 mg/kg BB tiap 12 jam (utk bayi dlm minggu-minggu pertama) & tiap 8 jam (utk bayi usia hingga 1 bln). Semua dosis diberikan dlm wkt 60 mnt.

Kemasan / Harga

Injeksi (vial)
  • 500mg x 2 IDR 0