
Risperidone 1 mg Tablet
Generic Manufacturer
Tinjauan
RISPERIDONE termasuk antipsikotik turunan benzisoxazole. Obat ini digunakan dalam terapi pada skizofrenia akut dan kronik serta pada kondisi psikosis yang lain, dengan gejala-gejala tambahan (seperti; halusinasi, delusi, gangguan pola pikir, kecurigaan dan rasa permusuhan) dan atau dengan gejala-gejala negatif yang terlihat nyata (seperti; blunted affect, menarik diri dari lingkungan sosial dan emosional, sulit berbicara). Selain itu juga mengurangi gejala afektif (seperti; depresi, perasaan bersalah dan cemas) yang berhubungan dengan skizofrenia. Risperidone merupakan antagonis monoaminergik selektif dengan afinitas tinggi terhadap reseptor serotonergik 5-HT2 dan dopaminergik D2. Risperidone berikatan dengan reseptor alfa 1-adrenergik. Risperione tidak memiliki afinitas terhadap reseptor kolinergik. Dalam penggunaan obat ini harus SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. INFORMASI OBAT INI HANYA UNTUK KALANGAN MEDIS. Skizofrenia akut dan kronik serta pada kondisi psikosis yang lain, dengan gejala-gejala tambahan (seperti; halusinasi, delusi, gangguan pola pikir, kecurigaan dan rasa permusuhan) dan atau dengan gejala-gejala negatif yang terlihat nyata (seperti; blunted affect, menarik diri dari lingkungan sosial dan emosional, sulit berbicara). Juga mengurangi gejala afektif (seperti; depresi, perasaan bersalah dan cemas) yang berhubungan dengan skizofrenia.
Hipersensitif pada risperidone.
HARUS DENGAN RESEP DOKTER. - Anak-anak usia kurang dari 15 tahun tidak dianjurkan. - Dapat menyebabkan hipotensi ortostatik, terutama pada pemberian awal. Risperidone diberikan secara hati-hati pada penderita kardiovaskular. Pengurangan dosis harus dipertimbangkan bila terjadi hipotensi. - Jangan melebihi dosis yang dianjurkan. - Pemberian risperidone pada pasien Parkinson secara teori dapat menyebabkan penyakit memburuk. - Hati-hati penggunaan pada pasien epilepsi. - Pasien diberitahu bahwa berat badannya dapat meningkat. - Risperidone dapat mengganggu aktivitas yang memerlukan konsentrasi mental, pasien disarankan tidak menyetir atau menjalankan mesin hingga diketahui kerentanan individualnya. - Pemberian pada wanita hamil dan menyusui jika keuntungannya lebih besar dari risiko. - Penggunaan risperidone dapat menimbulkan Neuroleptic Malignant Syndrome (NMS). - Penggunaan risperidone juga dapat menimbulkan hiperprolaktinemia. - Penggunaan risperidone pada penderita geriatrik serta penderita gangguan fungsi hati dan ginjal: Dosis awal dan dosis tambahan perlu dikurangi sampai separuh dosis normal.
Tidak tersedia
Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan sesuai dengan masing-masing individu. Jika terjadi efek samping yang berlebih dan berbahaya, harap konsultasikan kepada tenaga medis. Efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan obat adalah: insomnia, agitasi, rasa cemas, sakit kepala.
-
Tidak tersedia
Komposisi
Tidak tersedia
Dosis
Tidak tersedia
Kemasan / Harga
Tidak tersedia