
Pegasys
Obat Bebas Terbatas (G)
Roche
Tinjauan
Hepatitis B Kronik: Terapi untuk hepatitis B kronik baik dengan HBeAg positif maupun HBeAg negatif pada pasien non sirosis & sirosis dengan penyakit hati terkompensasi & ditemukan repikasi virus, peningkatan ALT, & inflamasi hati yang diketahui secara histologik &ul;/atau fibrosis. Hepatitis C Kronik: Terapi untuk pasien dws dengan HCV-RNA serum positif, termasuk pasien dengan sirosis yang terkompensasi &ul;/atau juga terinfeksi dengan HIV yang stabil secara klinis. Cara terapi optimal untuk hepatitis C kronik yaitu terapi kombinasi dengan ribavirin.
Hipersensitivitas terhadap peginterferon α-2a, terhadap interferon α, atau terhadap salah satu komponen obat. Hepatitis autoimun; gangguan fungsi hati berat atau sirosis hati dekompensasi; neonatus & anak kecil ≤3 thn; penyakit jantung berat termasuk penyakit jantung tak stabil atau tak terkendali dalam 6 bln terakhir. Pd pasien HIV-HCV dengan sirosis & skor Child-Pugh ≥6. Hamil & laktasi.
Dekompensasi hati, anemia, depresi, fungsi tiroid abnormal; gangguan autoimun, mata, atau paru; transplantasi. Lakukan tes hematologi & biokimia standar secara periodik. Lakukan evaluasi fungsi tiroid. Pemberian bersama mielosupresan lain & kondisi psikiatrik berat. Pasien dengan gangguan jantung yang blm menimbulkan gejala hrs menjalani pemeriksaan EKG.
- Injeksi (pre-filled syringe)
- Injeksi (pre-filled pen)
Lelah, suhu tubuh meningkat, kekakuan, reaksi pada tempat injeksi, lemah, nyeri, gangguan GI, anoreksia, penurunan BB, mialgia, artralgia, sakit kepala, insomnia, mudah marah, depresi, pusing, gangguan konsentrasi, cemas, sesak napas, batuk, kebotakan, gatal, dermatitis, kulit kering.
Teofilin.
C
Komposisi
| Semua Sediaan |
|
Dosis
| Semua Sediaan |
|
Kemasan / Harga
| Injeksi (pre-filled syringe) |
|
| Injeksi (pre-filled pen) |
|