
Fludara
Obat Bebas Terbatas (G)
Sanofi Aventis
Tinjauan
Pengobatan leukemia limfositik kronik sel B yang tidak respon atau peny yg progresif selama/ setelah pengobatan dengan regimen yang mengandung alkylating-agent standar.
Pasien gangguan ginjal dengan bersihan kreatinin < 30 mL/mnt. Pasien dg dekompensasi anemia hemolitik. Hamil & laktasi.
Supresi sumsum tulang berat (anemia, trombositopenia, neutropenia) atau mielosupresi. Obsevasi ketat pasien dengan tanda2 toksisitas hematologi & non-hematologi. Periksa hitung darah perifer untuk mendeteksi anemia, neutropenia, trombositopenia. Monitor tanda2 anemia hemolitik autoimun. Ukur bersihan kreatinin pada pasien gangguan ginjal & usia > 75 thn. Hati-hati digunakan pada lanjut usia. Wanita yang potensial hamil atau pria harus menggunakan kontrasepsi min selama 6 bulan setelah usai terapi. Hindari imunisasi selama & setelah terapi.
- Tablet
- Vial
Batuk, mual, muntah, diare, demam, lelah, lemas, anoreksia, neutropenia, anemia, trombositopenia, neuropati perifer, gangguan daya penglihatan, stomatitis, ruam kulit, menggigil, tidak enak badan, edema, mukositis, infeksi/infeksi oportunistik, pneumonia.
Jangan digunakan bersama dg pentostatin. Efektivitas berkurang dg dipridamol & inhibitor lain dari asupan adenosin.
D
Komposisi
| Semua Sediaan |
|
Dosis
| Semua Sediaan |
|
Kemasan / Harga
| Tablet |
|
| Vial |
|