Avatar

Lovenox

Obat Bebas Terbatas (G)

Sanofi Aventis

Tinjauan

Indikasi

Profilaksis gangguan tromboembolik vena terutama pada bedah ortopedi atau bedah umum pada pasien berisiko tinggi. Mencegah trombosis pada sirkulasi ekstraorporal selama hemodialisa. Terapi angina tak stabil dan infark miokard gelombang non Q jika diberikan bersama dengan asetosa. Profilaksis penyaki tromboembolik vena pada pasien yang harus berbaring terus ditempat tidur, dengan faktor risiko sedang sampai tinggi

Kontra Indikasi

Riwayat trombositopenia selama terapi dengan eksoparin. Kecenderungan perdarahan lesi organik yang cenderung berdarah, endokarditis bakterial akut, gangguan pembekuan darah mayor,stroke, ulkus gastrointestinal akut

Perhatian Khusus

Gangguan fungsi hati atau ginjal, hipertensi arterial akut yang tak terkontrol, riwayat tukak gastrointestinal, kehamilan, laktasi, penyakit vaskular pada koroid dan retina, pasca operasi otak dan tulang belakang. Riwayat trombositopenia dengan terapi heparin. Jangan diberikan secara intramuskular

Sediaan
  • Pre-filled syringe
Efek Samping

Gejala perdarahan, trombositopenia. Jarang: hematoma dan nekrosis kulit pada tempat injeksi, alergi pada kulit atau reaksi alergi sistemik

Interaksi Obat

Meningkatkan risiko perdarahan, AINS, tiklodipin, kortikosteroid, dekstran 40. Meningkatkan efek antikoagulan oral. Menghambat agregasi platelet, antagonis vitamin K

Kategori Kehamilan

B

Komposisi

Semua Sediaan
  • Enoxaparin Na

Dosis

Semua Sediaan
  • Mencegah tromboemboli
    sehari 20 mg subkutan pada pasien dengan risiko sedang dan 40 mg/hari pada risiko tinggi.
  • Pada bedah umum
    suntikan awal diberikan 2 jam sebelum operasi.
  • Pada bedah ortopedi
    suntikan awal harus diberikan 12 jam sebelum operasi, lanjutkan pengobatan 7-10 hari setelah operasi.
  • Hemodialisa
    1 mg/kg BB ke dalam arteria dari sirkuit dialisa pada 4 jam awal. Fresh injeksi 0.5-1 mg/kg BB harus diberikan bila cincin fibrin terbentuk.
  • Terapi trombosis vena dalam
    1 mg/kg subkutan 2 x/hari.
  • Angina tak stabil dan infark miokard non Q wave
    1 mg/kg subkutan tiap 12 jam diberikan bersama asetosal oral 100-325 mg 1 x/hari. Terapi harus diberikan minimal 2 hari s/d keadaan klinis stabil (biasanya 2-8 hari).
  • Profilaksis pada pasien yang harus berbaring terus ditempat tidur
    4000 anti Xa/0.4 mL 1 x/hari secara injeksi subkutan selama 6-14 hari

Kemasan / Harga

Pre-filled syringe
  • 20 mg/0.2 mL (2000 anti-Xa) x 2 IDR 137.070
  • 40 mg/0.4 mL (4000 anti-Xa) x 2 IDR 242.680
  • 60 mg/0.6 mL (6000 anti-Xa) x 2 IDR 347.160