
Tegretol 200 mg 10 Tablet
Novartis Indonesia
Tinjauan
Epilepsi, Pengobatan manik depresif yang berulang kali kambuh yang tidak respons terhadap terapi litium. Neuralgia trigeminal yang idiopatik & neuralgia trigeminal krn sklerosis multipel. Neuralgia glosofaringeal yang idiopatik. Nyeri diabetik neuropati.
Blokade AV. Riwayat depresi sumsum tulang atau porfiria akut intermiten. Penggunaan bersama dengan penghambat MAO
HARUS DENGAN RESEP DOKTER. Gangguan KV berat, kelainan hati & ginjal, usia lanjut. Jangan hentikan terapi tiba-tiba. Hitung darah, tes fungsi hati & tes urin hrs dilakukan sblm terapi dimulai & dilanjutkan secara berkala. Psikosis laten, kebingungan, agitasi. Peningkatan TIK. Gangguan mengemudikan kendaraan. Hamil & menyusui.
Tidak tersedia
Sering: pusing, ataksia, reaksi alergi kulit, leukopenia. Kadang-kadang: diplopia, peningkatan kadar enzim hati, muntah, trombositopenia, hiponatremia, gangguan akomodasi. Jarang: dermatitis eksfoliatif, sindroma Stevens-Johnson, hepatitis, SLE. Neuritis, halusinasi, agitasi, depresi, sindroma Lyell, diskrasia darah, reaksi anafilaksis, blokade AV, gagal jantung kongestif, tromboembolisme, osteomalasia, gangguan ginjal, nefritis interstitial, gangguan 5eksual
-
Tidak tersedia
Komposisi
Tidak tersedia
Dosis
Tidak tersedia
Kemasan / Harga
Tidak tersedia