
Rindopain
Obat Bebas Terbatas (G)
Yarindo Farmatama
Tinjauan
Tablet: penatalaksanaan jangka pendek untuk nyeri sedang pasca operasi. Injeksi: Penatalaksanaan jangka pendek untuk nyeri akut sedang sampai denngan berat pasca operasi.
Gangguan ginjal sedang sampai dengan berat (kadar kreatinin serum > 160 mikromol/L); diduga atau diketahui perdarahan serebrovaskuler, diatese hemoragik termasuk gangguan pembekuan darah, sindrom polip nasal komplit atau parsial, angioedema atau bronkospasme; hipovolemia, dehidrasi, riwayat asma, pasien yang sedang menjalani operasi dengan risiko tinggi mengalami perdarahan hemostasis, pasien yang menggunakan antikoagulan oral termasuk heparin dosis rendah (2500-5000 untuk tiap 12 jam); riwayat sindrom Stevens-Johnson atau ruam vesikular bulosa. Pemberian neuraksial(epidural atau intratekal); profilaksis sebelum operasi mayor atau selama operasi dimana hemostasis dalam keadaan kritis karena meningkatnya risiko perdarahan. Anak < 16 thn. Hamil, melahirkan, atau laktasi
Riwayar penyakit GI, asma, deplesivolume cairan tubuh karena kehilangan darah atau dehidrasi berat, gangguan koagulasi, medikasi pra operasi, penunjang anestesi atau analgesik obstetrik, penghentian terapi secara mendadak; dekompensasi kordis, hipertensi. Lakukan pemantauan ketat terhadap output urin, BUN, kreatinin serum, dan fungsi ginjal. Lanjut usia > 65 thn.
- Tablet
- Injeksi (ampul)
Gangguan GI; gangguan SSP dan muskuloskeletal, saluran kemih dan ginjal, KV/hematologik, gangguan saluran napas; reaksi dermatologi dan hipersensitivitas. Efek akibat penghentian terapi.
OAINS, asam asetilsalisilat, oksipentifilin, probenesid, garam litium (kontra indikasi); obat yang berkaitan kuat dengan protein, ACE inhibitor, metotreksat.
D
Komposisi
| Semua Sediaan |
|
Dosis
| Tablet |
|
| Injeksi (ampul) |
|
| Semua Sediaan |
|
Kemasan / Harga
| Tablet |
|
| Injeksi (ampul) |
|