Image

Kanker Ovarium: Dari Deteksi Dini hingga Farmasi Klinis

Tanggal: Jumat, 26 September 2025

Waktu: 16:30 - 19:30 WIB

Setiap tahunnya di Indonesia, terdapat 13.310 perempuan yang terdiagnosis kanker ovarium dan 7.842 perempuan meninggal akibat kanker ovarium. Risiko kejadiannya pun tinggi, 1 dari 70 orang. Sialnya, Kebanyakan wanita terdiagnosis pada stadium lanjut. Fakta-fakta tersebut menjadi tanda betapa pentingnya deteksi dini untuk kanker dengan penderita terbanyak ketiga di Indonesia ini.  

Bergabunglah dalam Live Webinar ini yang akan mengupas strategi berbasis bukti untuk meningkatkan deteksi dini, keamanan terapi kemoterapi, dan optimalisasi peran farmasi klinis dalam manajemen pasien kanker ovarium. 

Dapatkan panduan dan insight seputar:

  • Deteksi dini kanker ovarium: Skrining berbasis risiko, interpretasi biomarker (CA-125, HE4), dan integrasi imaging modalities.
  • Prosedur aman penanganan obat kemoterapi: Protokol rekonstitusi, stabilitas obat, dan dispensing sesuai standar keselamatan pasien.
  • Peran farmasi klinis: Manajemen efek samping, optimasi skema terapi, serta kolaborasi multidisiplin untuk peningkatan kualitas hidup pasien.

Tentang Pembicara:
dr. Irma Savitri Ch. Rasjad, M.Kes, SpOG(K) Onk
Beliau adalah seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan onkologi yang juga berprofesi sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Lulusan pendidikan dokter dan spesialis dari Universitas Hasanuddin ini melanjutkan subspesialisasi ginekologi onkologi di Universitas Airlangga serta fellowship di Diakonessenhuis Hospital, Utrecht, Belanda. Saat ini beliau aktif memberikan pelayanan di RS Universitas Hasanuddin, RS Umum Hikmah, dan RS Siloam Makassar, dengan fokus pada kesehatan reproduksi perempuan dan penanganan kanker ginekologi.

Dra. Yuri Pertamasari, Apt, MARS
Beliau ialah  seorang apoteker berpengalaman yang saat ini menjabat sebagai Kepala Instalasi Farmasi di RS Kanker “Dharmais”. Lulusan Apoteker dan Magister Administrasi Rumah Sakit Universitas Indonesia ini telah meniti karier di berbagai posisi strategis, mulai dari Kepala Instalasi CSSD, Ketua Komite Mutu dan Keselamatan Pasien, hingga pimpinan instalasi farmasi. Selain itu, beliau aktif dalam organisasi profesi sebagai Wakil Ketua HISFARSI PD IAI DKI Jakarta periode 2023–2027 serta pengurus PERSI Pusat, dengan fokus pada pengembangan mutu layanan farmasi rumah sakit.

Bahan belajar:

  • Presentasi pembicara
  • Pembahasan studi kasus
  • Video rekaman

Direkomendasikan untuk:

  • Dokter Umum
  • Dokter Spesialis Obgyn
  • Dokter Spesialis Bedah
  • Dokter Spesialis Onkologi
  • Dokter Spesialis Penyakit Dalam
  • Perawat
  • Apoteker
  • Tenaga Vokasi Farmasi
  • Bidan

Alat/bahan yang digunakan:

Laptop/PC/Tablet

Fasilitas:

  • Diskusi tanya jawab dengan pemateri
  • Video pembelajaran
  • Slide presentasi pemateri
  • E-Sertifikat berpoin SKP Kemenkes