Pendekatan diagnosis pasien sepsis didasarkan pada perjalanan penyakit, gejala klinis, pemantauan terhadap perkembangan sepsis yang didasarkan oleh PIRO:
P = Predisposisi dan perubahan fisiologis. Predisposisi tersebut mencakup penyakit yang mendasari, genetik, dan interaksi antara patogen dan host.
I = Infeksi yang didapatkan sebagai penyebab sepsis. Terdiri dari kultur patogen, kontrol sumber infeksi, LPS dan faktor-faktor virulen.
R = Respon akibat infeksi. Terdiri dari SIRS, syok, CRP, IL-6, TNF alpha, Procalcitonin.
O = Organ failure yaitu tidak ada kegagalan organ atau skor terkompensasi, apoptosis, hipoksia sitopatik dan stres sel.
Dari panduan tersebut, kita bisa melihat kalau sepsis adalah sebuah keberlanjutan, dari faktor yang merupakan predisposisi sepsis sampai komplikasi yang mematikan. Pendekatan lebih lanjut adalah mengenal secara dini tanda-tanda dari MODS (Multi Organ Disfunction Syndrome) dengan komplikasi yang terjadi.
Bagaimana menetapkan strategi penanganannya agar bisa melakukan tindakan secara tepat? Ikuti LIVE CME berikut dan ketahui:
Berbagai parameter yang harus diukur dalam 6 jam pertama penatalaksanaan Sepsis sesuai Resuscitation Bundle dari Surviving Sepsis Campaign (SSC)
Terapi cairan, Antibiotik, serta terapi suportif pada Sepsis
Pencegahan dan penanganan berbagai komplikasi akibat Sepsis
Tentang Pembicara:
dr. Ariantin Ulfah SC, Sp.PD, KPTI, FINASIM
Dokter Ariantin menyelesaikan spesialis kedokterannya di Universitas Hasanuddin Makassar. Saat ini beliau aktif menjadi dokter spesialis penyakit dalam di beberapa rumah sakit di Makassar.
Bahan belajar:
Presentasi pembicara
Pembahasan studi kasus
Video rekaman
Direkomendasikan untuk:
Mahasiswa Kedokteran, Mahasiswa Keperawatan, Dokter Muda, Dokter Umum, Dokter Spesialis, Tenaga Keperawatan
Alat/bahan yang digunakan:
Laptop/PC/Tablet
Fasilitas:
Diskusi tanya jawab dengan pemateri
Video pembelajaran
Slide presentasi pemateri
E-Sertifikat berpoin 2 SKP IDI
